STNK Hilang? Tidak Perlu Cemas!

Jika Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Anda hilang, tidak perlu cemas berkendara. Apalagi berpikir mau bayar mahal ini itu, berikut pemberitahuan dari akun Facebook Divisi Humas Mabes Polri: 
SOSIALISASI:
STNK Hilang Tidak Perlu Cemas
Tidak perlu resah berlebihan jika anda kehilangan Surat Tanda Nomor Kendaraan anda, karena untuk mendapatkan yang baru tidak diperlukan uang yang cukup banyak dan untuk sistem pengurusannya sendiri juga tergolong tidak rumit. Jadi jangan anda kawatir jika kejadian STNK hilang menerpa anda.

Hanya diperlukan dengan kisaran uang Rp 50.000 saja anda sudah bisa mendapatkan surat kendaraan motor anda yang baru. Untuk lebih jelasnya dan lebih ringkasnya, bagian Humas Polri mengabarkan tentang keterkaitan kehilangan surat kendaraan, anda hanya saja diharuskan menuruti syarat-syarat dan prosedur pengurusan yang berkaitan.

STNK hilang, stnk bantuan, biaya motor stnk hilang, mengurus stnk hilang , cara membuat stnk baru yang hilang, cara mengurus stnk motor yang hilang, biaya stnk hilang 2014, cara mengurus stnk hilang, persiapan pembuatan baru stnk, prosedur mengurus stnk, syarat pembuatan adalah:

Persiapan Pembuatan
Kami dari Info Otomotif Terbaru akan berbagi tentang hal apa saja yang harus terlebih dahulu yang harus anda siapkan ketika akan mengurus stnk hilang.
1. KTP Pemilik kendaraan yang tertera
2. Foto copy dari Surat Tanda Nomer Kendaraan yang hilang
3. Surat Tanda Hilangan baik dari Polsek ataupun Polres setempat.
4. BPKB asli maupun foto copy juga harus anda bawah.
PROMO SOFTWARE AKUNTANSI
Prosedur tentang pengurusan
Kami akan menjelaskan tentang 8 butir prosedur.
1. Anda terlebih dahulu diwajibkan untuk cek fisik kendaraan, setelah itu foto copy hasil tes fisik kendaraan tersebut.
2. Isi formulir dengan lengkap dan benar.
3. Mengurus Cek Blokir (Mengurus Surat Keterangan STNK Hilang dari Samsat), berisi keterangan keabsahan STNK terkait, misalnya tidak diblokir atau dalam pencarian. Lampirkan hasil cek fisik kendaraan.
4. Mengurus pembuatan baru di loket BBN II. (Lampirkan semua persyaratan data dan Surat Keterangan Hilang dari Samsat).
5. Jika motor anda belum motor anda belum melakukan pajak motor tahunan pada pembuatan STNK baru, maka anda di wajibkan untuk membayar pajak. Tapi jika anda sudah membayar biaya pajak ini maka bebas biaya pajak.
6. Membayar biaya untuk proses pembuatan sebesar Rp. 50.000.
7. Anda tinggal menunggu jadi, kemudian pengambilan Surat Tanda Nomor Kendaraan dan Surat Ketetapan Pajak Daerah.
8. Selesai.

tribunnews.com


5 Kesalahan Besar Yang Anda Harus Hindari Ketika Mengambil Kredit Motor

kredit motor
Kembali lagi dengan transportasi yang masih menjadi salah satu masalah yang masih bisa membuat Anda merasa pusing, terlebih apabila Anda tinggal di kota-kota besar. Kemacetan dan kenyamanan saat di jalan adalah faktor utama yang harus diperhatikan saat berkendara. Karena hal itulah, banyak masyarakat yang memilih membeli sepeda motor karena bisa mempersingkat waktu untuk sampai ke tujuan dan efisien dalam segala hal terutama biaya. Semakin dimudahkannya untuk mengajukan kredit motor, maka orang berbondong-bondong untuk membelinya, terkadang tanpa membayar DP pun, motor sudah bisa dibawa pulang oleh si pembeli dengan asumsi kredit bulanannya yang mahal berbeda dengan orang yang membayar DP besar, jadi, untuk tagihan bulanannya bisa lebih murah dan tenor yang diambil pun tidak terlalu lama.
Untuk itu bagi Anda yang mau membeli motor dengan cara kredit, simak beberapa kesalahan yang seharusnya dihindarkan saat mengajukan kredit untuk sepeda motor:

1. Membeli untuk pamer

Masih ada orang yang membeli motor untuk sekadar pamer saat liburan mudik tiba. Itulah yang harus dihindarkan karena membeli bukan untuk kebutuhan. Terkadang membeli motor hanya karena lapar mata saja karena banyaknya motor baru yang banyak beredar sekarang ini, bukan hanya mesin serta fiturnya yang baru, walaupun hanya stripping saja yang baru tetap saja masyarakat masih ada yang mau membeli.

2. Jangan membeli saat utang menumpuk

Idealnya utang Anda tidak boleh lebih dari 30% dari gaji yang diterima. Membeli motor secara kredit akan menambah utang Anda setiap bulan, jadi pertimbangkan terlebih dahulu saat akan mengajukan kredit motor, jika memang membeli motor untuk kebutuhan, sesuaikanlah dengan gaji dan utang Anda setiap bulannya.

3. Tidak mencari leasing terbaik

Banyaknya perusahaan pembiayaan motor dan beragam menjadikan sebagian perusahaan tersebut tidak bertindak secara profesional. Carilah perusahaan yang tergabung dalam anggota Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI). Anda juga jangan malas mencari perbandingan harga antara dealer yang ada, karena bisa saja di salah satu dealer memberi kesempatan untuk memperbesar DP dan bernegosiasilah selalu untuk mendapatkan tagihan bulanan terendah.

4. Periode pinjaman yang panjang

Usahakan jika mengambil kredit tidak terlalu lama. Maka dari itu, negosiasi kan dengan baik saat akan mengajukan kredit motor, DP besar akan membuat cicilan lebih kecil dan tenor (jangka waktu pembayaran utang) semakin pendek. Beban utang Anda menjadi ringan jika tenor yang diambil semakin pendek, semakin cepat pula kredit Anda lunas.

5. BPKB dan asuransi yang terabaikan

Pilihlah leasing yang bertanggung jawab terhadap BPKB dan asuransi motor Anda. Sehingga saat lunas, BPKB bisa langsung Anda ambil, tidak ada yang namanya BPKB Anda dijadikan jaminan oleh leasing ke bank lain. Pastikan asuransi bisa menjaga Anda selama kredit motor, menjamin setiap masalah yang terjadi pada motor Anda selama kredit dan proses klaim yang mudah
Sebaiknya hindarkan hal-hal tersebut di atas saat akan mengajukan kredit sepeda motor, agar ke depannya Anda pun tidak merasa terbebani. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Anda saat akan mengambil kredit sepeda motor. 

aturduit.com

Cara untuk merawat Ban Agar Tetap Nyaman dan Awet

Cara untuk merawat Ban agar tetap nyaman dan juga tahan lama. Tips ini berlaku untuk semua jenis kendaraan baik roda dua, tiga, empat maupun lebih.
Berikut adalah beberapa tips merawat Ban agar tetap nyaman dan tahan lama:

1.  Ukuran ban dan corak telapak ban harus sesuai. Minimal pada satu as memiliki merek  serta ciri khas yang sama.
2.  Gunakanlah Ban dengan kontruksi yang sama (misal : dari bahan Polyester atau baja).
3.  Ban Tubles harus dipasang pada pelek yang khusus untuk ban tubles. Begitu pula sebaliknya. Karena jenis ban yang menggunakan ban dalam tetapi menggunakanpelektubeles, akan mengakibatkan berkurangnya tekanan angin. Sementara apabila Anda memilih untuk menggunakan ban jenis tubles, jangan memaksa untuk menggunakan ban dalam. Sebab pada kecepatan tinggi panas udara dalam ban akan cepat naik dan efeknya Si karet bundar setiap saat mudah meledak.
4.  Pemasangan ban dalam harus disesuaikan dengan jenisnya dengan ban luar. Dan apabila memungkinkan gunakan ban dalam yang semerek dengan ban luar.
5.  Perhatikan pula kondisi Ban yang Anda gunakan pada kendaraan Anda.

Caranya untuk dapat mengenali kondisi si Karet bundar begitu mudah. Kenali Si Karet Bundar dengan melihat petunjuk TWI (Thread Wear Indocator). Jadikan angka ukuran pada TWI sebagai patokan. Sesudahnya, coba Anda ukur dengan penggaris ketebalan alur ban dari dasar alur. Jika kurang dari 2 mm sebaiknya Anda segera ganti ban Anda dengan yang baru.

Tips diatas, tentunya bermanfaat bagi Anda. Namun tentu ada diantara Anda yang kurang begitu memahami karakteristik ban yang di jual di pasaran. Amat mudah untuk mengenali jenis ban yang Anda gunakan. Coba Anda perhatikan sisi ban. Pada setiapjenis ban akan tertulis sejumlah angkat atau huruf yang sebenarnya telah menjelaskan  secara mendetil karakteristik ban. Misalnya, pada sebuah ban tertulis 195/65R15 92H.

Apa yang tertera di samping ban dapat dikategorikan sebagai berikut :
1.  Angka 195 merupakan petunjuk lebar penampang ban. Semakin besar ukuran penampang ban, se makin besar pula telapak ban.
2.  Angka 65 R merupakan petunjuk mengenai ketinggian ban diukur mulai dari pelek hingga penampang ban yang menempel pada jalan. Semakin besar angkanya maka semakin tebal pula dinding ban jika dilihat dari samping luar (jika diukur dari pelek).
3.  Angka 92 H menunjukkan kecepatan minimum dan juga maksimum ban. Semakin besar tingkatakn angka yang ditunjukan maka semakin besar pula kekuatan ban terhadap kecepatan tertentu.

Untuk angka terakhir yang disebutkan ada sedikit penjelasannya. Dalam dunia Si Karet Bundar, pihak produsen biasa mencantumkan kode standarisasi kecepatan ban. 
Ada beberapa klasifikasi kecepatan yang dicantumkan pada setiap jenis ban, klasifikasi tersebut adalah:
1.  TR Ban jenis ini mampu digunakan untuk kecepatan kendaraan sekitar 100 Km/jam.
2.  HR Ban jenis ini mampu digunakan untuk kendaraan yang melaju dengan kecepatan 210 Km/jam.
3.  VR Ban jenis ini dapat digunakan pada kendaraan yang mampu melaju pada kecepatan 260 km/jam.
4. ZR kode tersebut menunjukkan bahwa ban jenis ini mampu digunakan pada kendaraan yang mampu melaju pada keceparan 340 km/jam.

Mana kode ban yang kiranya sesuai dengan jenis kendaraan yang Anda miliki, silakan anda sesuaikan. Hanya saja, Anda perhatikan pula perawatan ban yang Anda gunakan seperti apa  yang dituliskan diatas. Sebab salah- salah ban yang Anda gunakan justru menjadi bumerang dan  berakibat kurang baik.Sebagai infomasi tambahan, bagi Anda yang suka bepergian tak ada salahnya jika Si Karet Bundar diberi sedikit cairan penambal.

Dengan cairan tersebut, maka dijamin Si Karet Bundar akan aman- aman saja.Sebab fungsi cairan penambal tersebut yakni merekatkan kembali bagian ban yang tertusuk benda tajam. Bahkan adad sejumlah bengkel mengatakan bahwa untuk jenis paku dengan panjang 10 mm yang menusuk pada ban dapat tertahan. Oh ya, jika Anda merasa takut cairan tersebut akan merusak bagian dalam ban, Anda tak perlu khawatir. Justru cairan tersebut melindungi bagian dalam ban sekaligus melindugi pelek  Anda dari goresan. Cara membersihkannya pun terbilang mudah, Anda tinggal semprotkan air pada bagian dalam ban, ataupun mengelap bagian dalam pelek dengan lap kering. Mudah bukan ? Nah informasi yang dikupas habis mengenai dunia seputar Si Karet Bundar diatas kami harap dapat bermanfaat bagi Anda. Karena maklum, dalam kondisi yang kurang menentu seperti sekarang tips dan trik berguna jenis apapun pastinya ingin Anda dapatkan. Terutama bagaimana caranya untuk dapat mempetahankan keawetan ban. Bukan begitu kawan ?..


Tips Aman Dalam Mengemudi Ketika Hujan Lebat


Intensitas hujan beberapa hari ini makin meningkat. Bahkan di beberapa wilayah sering terjadi hujan lebat disertai dengan angin kencang.

Kondisi seperti ini cukup berbahaya bagi para pengendara baik pengendara sepeda motor maupun mobil. Nah untuk pengemudi mobil jangan anggap remeh jika terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Seperti yang dikatakan oleh Road Safety Charity IAM, ada beberapa cara mengemudi aman ketika kita dihadapi dengan cuaca buruk seperti itu.

1. Sebelum berangkat, jika mobil Anda dilengkapi dengan fitur heater atau AC, sebaiknya manfaatkan fitur itu. Meski udara dingin karena hujan, jangan biarkan sistem udara kabin tidak dinyalakan.

Sebab saat terjadi hujan, biasanya ada uap air yang menghalangi pandangan Anda. Penggunaan heater dan AC bisa meminimalkan gangguan pandangan.

2. Saat terjadi hujan lebat usahakan berjalan lebih pelan dari biasanya. Saat hujan, kemampuan mobil untuk mengerem biasanya berkurang 2 kali lipat. 

Berjalan pelan juga bisa untuk menghindari semprotan air dari kendaraan lain, terutama saat mengikuti kendaraan besar.

3. Jaga mata Anda saat mengemudi dengan mobil yang ada di depannya. Pikirkan bagimana caranya Anda mengerem, dan menginjak gas agar kendaraan tetap terkontrol. Manuver mobil secara tiba-tiba akan membuat mobil tidak seimbang.

4. Angin kencang juga dapat mengganggu Anda dalam mengemudi. Jadi usahakan pegang kemudi Anda dengan kencang, sehingga jika ada angin kencang Anda tetap bisa mengemudikan mobil atau motor dengan baik.

5. Jika kendaraan Anda dilengkapi dengan Cruise Control maka kalau hujan deras hindari penggunaan Cruise Control karena dapat menciptakan masalah. Hindari penggunaan Cruise Control dalam keadaan jalan yang basah.

6. Pasang lampu depan mobil atau motor Anda. Hal ini sebagai tanda bahwa ada kendaraan di depan dan di belakang Anda.

Nah jika mobil Anda terpaksa menghadapi jalan yang digenangi air (banjir) maka hal yang perlu Anda lakukan yakni :

1. Pilih jalan yang paling tinggi dari genangan air tersebut.
2. Setelah Anda keluar dari genangan air itu, keringkan rem sebelum Anda membutuhkan untuk mengerem. Caranya injak pedal rem Anda secara perlahan dan lakukan berulang-ulang kali. Tentunya setelah melihat kondisi belakang mobil Anda aman.

"Ketika mengemudi dalam kondisi jalan basah, pengereman akan semakin dibutuhkan dan visibilitas akan semakin berkurang. Usahakan ketika jalan basah mengemudi dengan kecepatan yang lebih lampat," ungkap Chief IAM Peter Rodger dalam siaran pers.

detik-Otomotif

Daftar Waktu Servis dan Pergantian Part Sepeda Motor

Jika bicara performa sepeda motor, maka tidak akan lepas dari kata perawatan, dengan perawatan yang rutin dan berkalaUntuk mereka yang menggunakan motor sebagai kendaraan operasional, tentu berharap kendaraannya akan berumur panjang. Merawat kondisi mesin dan atribut motor adalah hal yang wajib. Namun kadang kalanya kita tidak memperhatikan kapan waktu yang seharusnya untuk servis sepeda motor dikarenakan kurangnya pengetahuan kita, untuk itu sudah seharusnya kita mengetahui waktu yang tepat untuk mengecek dan menservis mesin motor kita, sebagai bahan panduan saya mencoba memberikan beberapa item spare part motor yang wajib dicek, diservis atau diganti dalam waktu yang sudah di tetapkan. Daftar ini saya dapatkan langsung dari bengkel resmi HONDA yaitu AHASS  (Astra Honda Authorized Service Station).

Sepeda Motor Non Matic
No
Jenis Sparepart
Waktu Servis & Pergantian
1
Minyak Pelumas Mesin (Olie)
Setiap 4.000 KM di ganti
2
Busi
Setiap 8.000 KM di ganti
3
Rantai Ger Depan/Belakang
Setiap 10.000 KM Dicek/di ganti
4
Saringan Udara
Setiap 16.000 KM di ganti
5
Minyak Sockbreaker
Setiap 2 tahun di ganti
6
Ban Luar
Di ganti sesuai indikator/kondisi layak pakai
7
Keausan Kanvas Rem
Di ganti sesuai indikator/kondisi layak pakai
8
Minyak Rem Caliper
Setiap ganti kanvas Rem di cek/ diganti sekaligus
Sepeda Motor Skuter/Matic
No
Jenis Sparepart
Waktu Servis & Pergantian
1
Minyak pelumas gear
Setiap 8.000 KM di ganti
2
Keausan sepatu Kopling
Setiap 8.000 KM di ganti
3
Cairan Pendingin/ Air Coolant
Setiap 12.000 KM di ganti
4
Roller
Setiap 24.000 KM di ganti/di cek saja
5
Drive Belt
Setiap 24.000 KM di ganti


Dari tabel diatas, saya harap bagi pemilik sepeda motor bisa lebih perhatian lagi terhadap kondisi mesin sepeda motornya. Dengan demikian perawatan mesin motor akan bisa terkontrol dan rutin kita lakukan demi menjaga performa mesin sepeda motor tetap bagus dan awet.
Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita khususnya di dunia otomotif, silahkan dishare via facebook, Twitter dan google+.

Baca Juga:
1. Atasi Dengung Pada Mesin Matic
2. Positif dan Negatifnya Motor Matic
3. Tips Mudah Merawat Sepeda Motor
4. Artikel Otomotif